Kanibal Akhir Jaman : Bohong dan Penipu cs


Kebohongan adalah sifat dasar dari penipu, bohong adalah penyakit yang menghinggapi masyarakat hingga akhir jaman. Ibarat kanibal ia adalah penyebab utama bagi timbulnya segala macam bentuk kejelekan dan kerendahan. Suatu masyarakat takkan lurus selamanya jika perbuatan bohong ini merajalela di antara individu-individunya. Dan suatu bangsa takkan bisa menaiki tangga kemajuan kecuali jika berlandaskan pada kejujuran.
Menipu itu sama halnya dengan berbohong, kebohongan hakikatnyaa berasal dari iblis karena makhluk pertama yang berbohong adalah iblis, saat membohongi adam as dan siti hawa untuk memakan buah quldi di surga, hingga adam as dan siti hawa di usir dari jannahnya allah SWT, jadi yang namanya menipu sama halnya mengkopi sifat iblis dan barang siapa yang bersifat seperti iblis tempatya adalah neraka jahanam bersama iblis dan para syetan.
Dalam hadits berikut rasulullah bersabda :
ﺍﻥ ﺍﻟﺼﺪﻕ ﻳﻬﺪﻯ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﺒﺮ, ﺍﻥ ﺍﻟﺒﺮ ﻳﻬﺪﻯ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﺠﻨﺔ, ﻭﺍﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﺼﺪﻕ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﺘﺐ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﺪﻳﻘﺎ, ﻭﺍﻥ ﺍﻟﻜﺬﺏ ﻳﻬﺪﻯ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻘﺠﻮﺭ ﻭﺍﻥ ﺍﻟﻔﺠﻮﺭ ﻳﻬﺪﻯ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭﺍﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﻜﺬﺏ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﺘﺐ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻛﺬﺍﺑﺎ ) ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻯ ﻭ ﻣﺴﻠﻢ
“Sesungguhnya kejujuran akan menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan menghantarkan kepada surga. Seseorang yang berbuat jujur oleh Allah akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya bohong itu akan menunjukkan kepada kelaliman, dan kelaliman itu akan menghantarkan ke arah neraka. Seseorang yang terus menerus berbuat bohong akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim )
Rasulullah pernah bersabda pula :
ﺍﻳﺔ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻖ ﺛﻼﺙ : ﺍﺫﺍ ﺣﺪﺙ ﻛﺬﺏ ﻭﺍﺫﺍ ﻭﻋﺪ ﺃﺧﻠﻒ ﻭﺍﺫﺍ ﺅﺗﻤﻦ ﺧﺎﻥ
“Pertanda orang yang munafiq ada tiga: apabila berbicara bohong, apabila berjanji mengingkari janjinya dan apabila dipercaya berbuat khianat” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
• Dosa besar bagi penipu
Dalam hadis yang lain, Rasulullah s.a.w. bersabda : "Mahukah kamu aku tunjukkan perihal dosa-dosa besar? Kami menjawab: Ya, tentu mahu ya Rasulullah. Rasulullah menjelaskan: Menyengutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua. Oh ya, (ada lagi) Iaitu perkataan dusta." (Riwayat Muttafaq Alaih)
Tanda-tanda orang munafik ada tiga macam :
• apabila berkata suka berdusta
• apabila berjanji selalu menyalahi
• apabila diberi kepercayaan suka khianat" (Riwayat Bukhari dan Muslim).
• Jika orang alim menipu?
Seseorang alim itu menipu maka padahnya adalah sangat besar. Sebabnya, “Kalau orang Alim buat perkara yang harus orang awam akan buat perkara yang makruh, kalau orang Alim buat perkara yang makruh, orang awam akan buat perkara yang haram, kalau orang Alim buat perkara haram, orang awam akan terjerumus ke lembah kekufuran ! Justeru hukum belajar dengan orang yang suka menipu ini ialah haram kerana mereka tergolong dalam golongan yang melakukan kezaliman. Sedangkan Allah SWT melarang kita bersekongkol dengan orang yang melakukan kezaliman.
Firman Allah SWT, "Dan janganlah kamu cenderung kepada orang- orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tidak mempunyai seorang penolong pun selain Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan" - Hud:113
Doa orang yang dizalimi sangat makbul di sisi Allah SWT
ﺇﺗﻖ ﺩﻋﻮﺓ ﺍﻟﻤﻈﻠﻮﻡ ﻓﺈﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﺑﻴﻨﻬﺎ ﻭﺑﻴﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺣﺠﺎﺏ
Maksudnya : “Hindarilah doa orang yang kena zalim, maka sesungguhnya tidak ada antara doanya itu dan di antara Allah SWT sebarang benda yang mendinding ” (HR Tirmidzi).
• Haramnya semua bentuk penipuan
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata :
ﺃﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣﺮ ﻋﻠﻰ ﺻﺒﺮﺓ ﻃﻌﺎﻡ ﻓﺄﺩﺧﻞ ﻳﺪﻩ ﻓﻴﻬﺎ ﻓﻨﺎﻟﺖ ﺃﺻﺎﺑﻌﻪ ﺑﻠﻠﺎ ﻓﻘﺎﻝ ﻣﺎ ﻫﺬﺍ ﻳﺎ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻗﺎﻝ ﺃﺻﺎﺑﺘﻪ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻗﺎﻝ ﺃﻓﻠﺎ ﺟﻌﻠﺘﻪ ﻓﻮﻕ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻛﻲ ﻳﺮﺍﻩ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﻏﺶ ﻓﻠﻴﺲ ﻣﻨﻲ
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernahmelewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah. Maka beliaupun bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?” Dia menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu tak meletakkannya di bagian atas agar manusia dapat melihatnya?! Barangsiapa yang menipu maka dia bukan dari golonganku.” (HR. Muslim no. 102).
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ﻣﻦ ﺣﻤﻞ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺍﻟﺴﻠﺎﺡ ﻓﻠﻴﺲ ﻣﻨﺎ ﻭﻣﻦ ﻏﺸﻨﺎ ﻓﻠﻴﺲ ﻣﻨﺎ
“Barangsiapa yang mengarah senjata kepada kami maka dia bukan dari golongan kami. Dan barangsiapa yang menipu kami, maka dia bukan golongan kami.” (HR. Muslim no. 101).
Dari Tamim bin Aus Ad-Dari radhiallahu anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﺼﻴﺤﺔ ﻗﻠﻨﺎ ﻟﻤﻦ ﻗﺎﻝ ﻟﻠﻪ ﻭﻟﻜﺘﺎﺑﻪ ﻭﻟﺮﺳﻮﻟﻪ ﻭﻟﺄﺋﻤﺔ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﻋﺎﻣﺘﻬﻢ
“Agama itu adalah nasihat.” Kami bertanya, “Nasihat utk siapa?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, & para pemimpin kaum muslimin, serta masyarakat umum di antara mereka” (HR. Muslim no. 55).
Kisah di atas merupakan peringatan keras dari praktik-praktik penipuan yang umum terjadi di kalangan manusia, karena harta yang didapat dari praktik penjualan semacam itu dapat lenyap di dunia sebelum hilang pula nanti di akhirat “Barangsiapa yang menipu kami, maka dia bukanlah termasuk golongan kami.” (HR. Muslim, 1:69, Abu Dawud, no.3452, At-Tirmidzi, 1:247, Ash-Shahihah: 1058)





























Popular Posts