Gaya Eksekusi Ekselen Menggambarkan Kebrutalan Kelompok ISIS

Hasil gambar untuk eksekusi gaya isis
ISIS tidak memiliki batasan dalam hal kebiadaban. Pada akhir agustus 2014 anggota kelompok memenggal kepala wartawan amerika James Foley untuk tindakan balasan atas airstrikes amerika yang menyasar pada ISIS. Foley, yang bekerja untuk GlobalPost, hilang di suriah pada november 2012 dan ISIS mengeluarkan grafis video membunuh setelah kematiannya, amerika kemudian mengumumkan bahwa serbuan tentara amerika berusaha untuk menyelamatkan sandera lainnya pada bulan juli, tetapi mereka tidak mampu menemui mereka. Kemudian wartawan Steven Sotloff, diculik yang akan dibunuh jika terus airstrikes.
Amerika serikat akan terus melakukan apa yang kita harus lakukan untuk melindungi rakyat kami, kata Mr.Obama. Kami akan terus menerus waspada. Dua pekan kemudian, ISIS mengeluarkan sebuah rekaman video menunjukkan hukuman penggal dari Sotloff, 31 tahun dia diculik tahun 2013 di suriah yang bekerja berita waktu outlet lain, ISIS kemudian memenggal korban ketiga yaitu pekerja amal Daud Cawthorne Haines, 44 tahun. Pada 13 september 2014 Alan Henning seorang sopir taksi inggris yang selamatkan bantuan pengungsi suriah, dibunuh oleh ISIS pada awal oktober. Pada november 2014 ISIS memenggal kepala Peter Kassig, 26 tahun yang disajikan oleh tentara rangers amerika di irak. Kassig mendirikan respon darurat khusus dan program bantuan untuk membantu warga sipil melarikan diri dari perang saudara di suriah. Dia ditawan oleh ISIS hanya lebih dari setahun. Kassig adalah orang barat kelima yang dipenggal oleh kelompok militan.
Kelompok ISIS memperlakukan perempuan dan anak-anak khususnya dengan kebrutalan. Menurut beberapa laporan berita perkosaan perempuan tahanan gang militan dan menikahkan gadis muda untuk pejuang. Pada september 2014, militan ISIS juga menculik dan menyiksa pengacara perempuan irak Shaleh Ali Al-Nuaimy Sameera sebelum mengeksekusi dia di publik. Beberapa perempuan lain dieksekusi untuk berbicara keluar terhadap group. Pada 9 januari 2015 dua hari setelah 12 orang lagi tewas di charlie hebdo, majalah mingguan sebuah satir di paris, Coulibaly Amedy mengambil beberapa sandera di sebuah supermarket halal dalam paris yang membunuh polisi dan 4 sandera. Dalam satu video yang dibebaskan setelah kematiannya, Coulibaly mengatakan ia telah mengakui kekuasaan ISIS.
Pada februari 2015 kolonel Muath Kasasbeh disembelih pejuang ISIS, dia adalah pilot penerbangan yordania yang mereka tangkap selama serangan amerika. Maka, pemerintah yordania menyerukan balas dendam mengeksekusi dua teroris. Eksekusi selanjutnya yang diikuti pembunuhan dua sandera jepang, Haruna Yukawa dan Kenji Goto juga di februari, ISIS mengumumkan sandera amerika, Kayla Mueller, 26 tahun tewas ketika terkena sebuah bangunan roboh di yordania. Gedung putih dan orang tua mueller membenarkan kematiannya, tapi penyebabkan itu masih belum diketahui.
Dari video terbaru, yang beredar di sejumlah situs pemantau ekstremis seperti SITE, terlihat seorang prajurit muda yang mengenakan baju terusan berwarna jingga. Di hadapannya, terdapat sebuah tank baja yang dikemudikan militan ISIS. Tank itu kemudian berjalan dan melindas korbannya hingga tewas. Eksekusi dilakukan di tempat yang tak disebutkan di suriah.
Rights mendapatkan informasi bahwa remaja itu bernama Fadi Ammar Zidan, 19 tahun. Ia dieksekusi karena pernah melindas jasad militan ISIS dengan tank baja saat bertugas bersama bersama pasukan suriah. Sebelum dieksekusi, Zidan dipaksa ISIS untuk mengakui perbuatannya. Seperti dikutip Daily Mail hari minggu kepala observatory Rami Abdel Rahman mengatakan melindas dengan tank baja adalah metode terbaru ISIS.




Comments

Popular Posts