KECELAKAAN PESAWAT MILITER INDONESIA C-130 DI PAPUA MENEWASKAN 13 ORANG

Sebuah pesawat angkut militer Indonesia Hercules C-130 jatuh pada hari Minggu di provinsi paling timur Papua, menewaskan semua 13 orang di dalamnya.

Kepala angkatan udara dari staf Agus Supriatna mengatakan kepada MetroTV, pesawat itu membawa 12 ton pasokan makanan dan semen dari Timika ke Wamena, jarak sekitar 200 kilometer (125 mil), ketika jatuh hanya beberapa menit sebelum mendarat dijadwalkan.

Dia mengatakan cuaca buruk diduga menjadi penyebab kecelakaan itu. Pesawat tersebut membawa 3 pilot dan 10 personil lainnya.

Tayangan televisi telah menunjukkan tim penyelamat dan penduduk setempat telah mencapai reruntuhan pesawat dan membawa keluar korban.

Pesawat yang lepas landas dari Timika pada pukul 5:35 am dan jatuh sekitar 4 menit sebelum dijadwalkan mendarat di Wamena, ibukota dari kabupaten pegunungan Jayawijaya.

Ini adalah kecelakaan udara yang serius ketiga di Indonesia dalam waktu kurang dari sebulan. Pada tanggal 24 November, sebuah Bell 412 EP helikopter dari tentara Indonesia jatuh di bagian Indonesia dari pulau Borneo, menewaskan 3 orang.

Seminggu kemudian, sebuah pesawat polisi dengan 13 orang di atas kapal jatuh ke laut dalam perjalanan ke pulau Batam, dekat Singapura.

Indonesia, sebuah kepulauan yang luas lebih dari 250 juta orang, diganggu kecelakaan transportasi dalam beberapa tahun terakhir, dari pesawat, kereta api crash, dan tenggelamnya feri.

Militer yang sudah menderita pendanaan rendah, juga secara teratur menderita pesawat dan helikopter crash. Ini merupakan pukulan telak militer Indonesia.

Pada Juli tahun lalu, angkatan udara Hercules menabrak lingkungan di Medan, kota yang terbesar ketiga di Indonesia, menewaskan lebih dari 140 orang termasuk personil militer, anggota keluarga yang ikut bepergian dengan mereka dan orang-orang di darat.

Comments

Popular Posts