Kim Jong Un Siap Untuk Perang, Hulu Ledak Long-Range Nuklir Korea Utara Bisa Mencapai Inggris, Eropa, AS

UPDATED: 18 Desember 2016 19:44 WIB

WWIII - Korea Utara memiliki hulu ledak nuklir jarak jauh yang bisa mencapai Inggris, benua Eropa dan AS, seorang pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan hari Sabtu. Pernyataan muncul di tengah laporan bahwa militer negara Kim Jong Un agar memerintah sekarang memasang hulu ledak nuklir untuk rudal yang dapat melakukan perjalanan beberapa ribu mil.

Lee Sang-haw, seorang dari direktur jenderal biro urusan nuklir Korea Utara di Korea Selatan, mengatakan kepada harian Star Online di Seoul bahwa senjata nuklir Kim lebih berbahaya daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan bahwa "Eropa juga dalam jangkauan" bersama dengan negara-negara lain dari aliansi NATO.

Menurut laporan, dari Korea Utara bahwa rudal KN-08 yang dalam pengembangannya akan dapat memiliki jangkauan lebih dari 7.500 mil.

"Saya tidak bisa berbagi ke semua yang saya tahu karena banyak diklasifikasikan oleh intelejen dan saya tidak ingin masuk ke rincian yang tepat," kata seorang sumber senior kementerian Korea Selatan melaporkan.

"Ada penilaian yang berbeda dari kemampuan rudal balistik Korea Utara, tapi apa yang pasti adalah karena mereka mengulang tes, mereka belajar sesuatu yang penting."

Korea Utara Melakukan Bor Target ke Seoul dan AS, bisa pergi untuk perang dengan Rusia, pada tahun 2017 menurut ahli memperingatkan.

Sementara itu, Yonhap juga melaporkan hari Minggu, mengutip sebuah "think tank" yang dikelola negara setempat, bahwa kemampuan Korea Utara untuk terlibat dalam perang dari operasional khusus telah meningkat selama bertahun-tahun. Pyongyang terus membangun program nuklirnya dan rudal balistik selama bertahun-tahun."Setiap poin penting intelijen terhadap penumpukan senjata konvensional," kata sumber Korea Institute for Defense Analisis (KIDA) yang menolak untuk diidentifikasi.

Seperti kasus di titik pejabat memberi contoh Utara menciptakan unit batalion-ukuran khusus yang bertugas menyerang kantor Blue House dan kediaman resmi Presiden Korea Selatan dan membunuh tokoh-tokoh kunci dalam pemerintahan Seoul. Kim telah dilaporkan mengunjungi batalion tanggal 4 November dan pasukan ditugaskan untuk berpartisipasi dalam serangan tiruan dari Blue House awal pekan lalu.

Kini Korea Utara menghadapi kritik dari Barat dan sanksi-sanksi PBB kuat yang dikenakan berikut tes senjata nuklir dan peluncuran rudal balistik yang lainnya.

Comments

Popular Posts