Vladimir Putin: 'Rusia Kini Dapat Mengalahkan AS Dan NATO Tetapi Kita Perlu Nuklir Lebih Banyak'

UPDATED: Kamis 22 Desember 2016 23:07 WIB Vladimir Putin menyatakan kepada rakyatnya bahwa kekuatan militer Rusia saat ini lebih "kuat" dari AS dan NATO sekalipun.

WWIII - Kini Rusia membanggakan bahwa mereka 'lebih kuat dari setiap agresor'. Putin berbicara dengan militer sebelumnya hari ini di tengah peringatan dari Perang Dingin Baru sebagai komunikasi antara AS dan Rusia.

Supremo Rusia berbicara atas kekuasaan Kremlin tapi dengan suasana dinginnya mengungkapkan ia ingin senjata nuklir lebih besar untuk mengamankan daya total Tanah Air. Dia berbicara pada pertemuan dewan Kementerian Pertahanan di Moskow.

Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia membutuhan lebih banyak dari senjata nuklir "Kami harus melakukan banyak untuk mengambil senjata nuklir ke tingkat yang lebih tinggi"

Putin mengatakan: "Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi juga dengan mempertimbangkan prestasi kami, tidak hanya orang-orang militer, tetapi juga sejarah kami, geografi, keadaan masyarakat Rusia.

"Kami dapat mengatakan dengan keyakinan bahwa saat ini kita lebih kuat daripada calon penyerang." Ketegangan antara NATO dan Rusia telah membentang ke titik melanggar sebagai penyebaran militer besar-besaran yang berdesakan ke Eropa Timur.

Kini Kedua belah pihak telah mengirimkan tank, tentara, rudal dan pesawat perang ke perbatasan yang disengketakan untuk mempersiapkan "skenario terburuk" .

Rusia telah mengerahkan pasukan ke Eropa Timur. Putin mengatakan: "Kami masih kekurangan banyak hal dan kita harus melakukan banyak untuk mengembangkan senjata nuklir ke tingkat yang lebih tinggi, meningkatkan kemampuan dalam Angkatan Laut, Angkatan Aerospace, meningkatkan kecerdasan dan sistem komunikasi."

Putin menambahkan: bahwa "Pekerjaan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, sangat tergantung pada kemampuan. "Saya juga mengharapkan Anda agar melanjutkan dengan kerja sama tim dan memenuhi tugas secara bertanggung jawab."

5 tentara Rusia menyiapkan di sistem pertahanan udara kendaraan peluncuran S-400 Triumf pada 13 Agustus 2014 di Elektrostal, Rusia.

Rusia mengganggu pemilu AS untuk membantu Trump menang. Trump "berkhianat" memberhentikan hacking Rusia. Rusia dan AS berselisih karena Barack Obama menuduh Putin secara pribadi ikut campur tangan dalam Pemilu AS yang telah digembar-gemborkan kemenangan Donald Trump.

Trump diharapkan untuk menghangatkan hubungan dengan Putin dan sering sekali berbicara atas pemimpin Rusia pada kampanye.

Obama mengancam akan ada respon jika Rusia Putin telah menyusup pemilu karena sesuatu yang mereka telah tuduhkan oleh FBI dan CIA.

Comments

Popular Posts