Umat Islam Selalu Dipojokkan Akhir-akhir Ini

News Portal: 22:51 WIB

• Rasulullah saw. bersabda, "Akan datang suatu masa, dimana alim ulama akan dibunuh seperti anjing, kecuali jika ulama pada masa itu menjadi gila..." ( yaitu tidak terpancar cahaya kerisauan untuk mengishlah diri ).

• Sebuah hadits menyatakan bahwa, "Akan datang suatu zaman, dimana kepemimpinan ulama tidak lagi diikuti. Dan tidak ada lagi sifat memuliakan orang-orang shaleh. Orang-orang tua tidak lagi dihormati, dan tidak ada kasih sayang terhadap yang muda, ( disebabkan nafsu duniawi ) pembunuhan demi pembunuhan akan terjadi, apa yang dibenarkan tidak lagi dipedulikan, orang-orang shaleh akan berkelana dengan rasa takut, dan manusia pada zaman itu adalah makhluk yang terburuk. Dan pada hari Kiamat, tidak sedikit pun Allah melihat dengan rahmat-Nya ke arah orang-orang tersebut."

• Rasulullah saw. juga bersabda, "Akan datang suatu zaman, dimana orang-orang yang benar-benar beriman akan berkelana secara sembunyi- sembunyi, sebagaimana orang munafik berkelana di kalangan kaum secara rahasia." ( Sumber: Kitab Al- Ishabah ).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai umat Islam di Indonesia saat ini kerap dipojokkan. Umat Islam sekarang ini kerap dituduh anti-NKRI dan Pancasila. Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas mengatakan, umat Islam di Indonesia saat ini kerap dipojokkan. Apalagi dihubungkan dengan berbagai kasus seperti makar, terorisme dan kasus lainnya.

"Memang, akhir-akhir ini, kami umat islam merasa disudutkan, umat tertuduh dan tuduhannya luar biasa, anti-NKRI, Pancasila, Kebhinekaan, toleransi. Bagi kami ini ini adalah tuduhan yang sangat memyakitkan," kata Anwar di Kantor Pusat MUI, jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).

Anwar melanjutkan, tak mungkin umat Islam melakukan aksi makar dan meruntuhkan Indonesia. Tak mungkin juga umat Islam anti-NKRI ataupun anti-Pancasila."Jika umat Islam anti-Pancasila ataupun NKRI, maka Negara Indonesia tidak akan ada. Karena kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan para ulama Islam," ujarnya.

Menurut Anwar, tuduhan-tuduhan tersebut tidak berdasar dan tak disertai bukti yang empiris. Jika umat Islam yang telah membantu berjuang merebut kemerdekaan dan membangun bangsa Indonesia kemudian diberikan tuduhan semacam itu, maka hal tersebut merupakan tanda hilangnya keadilan.

"Kalau keadilan sudah hilang, maka tinggal tunggu waktu negara itu hancur dan kita tak mau itu terjadi," ucapnya. Baru-baru saja, umat Islam kembali diusik dengan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Ahok kepada KH Ma'ruf Amin Ketua MUI sekaligus Rais Aam PBNU.

Peristiwa tersebut terjadi pada sidang kedelapan kasus dugaan penistaan agama yang digelar pada 31 Januari 2017 di aula Kementan, Jakarta Selatan.

Comments

Popular Posts