Misi Asteroid Direncanakan Cina Pada Tahun 2025

News Portals Tech: 16:52 WIB

Cina berencana melakukan setidaknya 1 misi eksplorasi asteroid sebelum tahun 2025, kata seorang ilmuwan ruang senior pada hari Jumat.

Ye Peijian, seorang ilmuwan terkemuka pada eksplorasi ruang angkasa di Academy of Space Technology dan penasihat politik nasional, berkata kepada China Daily bahwa misi asteroid akan dilakukan setelah negara itu ekspedisi ke Mars pertama pada tahun 2020 dan sebelum tahun 2025.

"jadwal rinci dan sasaran asteroid belum ditentukan, tapi kita bekerja pada mereka. Kami ingin menjelajahi asteroid karena sumber daya akan menjadi penting untuk perkembangan umat manusia di masa depan," katanya.

Cina juga telah memutuskan untuk mengirim probe ke Mars untuk mengambil sampel dan kembali ke Bumi sekitar tahun 2030, kata Ye.

Selain itu, para ilmuwan Cina sedang melakukan penelitian awal tentang misi Jupiter, katanya. Dalam kertas putih pada kegiatan luar angkasa Cina yang dipublikasikan pada bulan Desember, China National Space Administration mengatakan bahwa tahun 2017-2021, akan mulai studi kelayakan dan penelitian tentang teknologi kunci untuk eksplorasi dari Jupiter dan asteroid.

Ekspedisi ruang angkasa akan digunakan untuk membantu mengeksplorasi asal-usul dan evolusi tata surya serta kemungkinan kehidupan di luar bumi, kata pemerintah Cina.

Ji Jianghui, peneliti Chinese Academy of Sciences Purple Mountain Observatory di Nanjing provinsi Jiangsu, mengatakan kepada Xinhua News Agency pada hari Rabu bahwa para ilmuwan Cina berencana jangka panjang yaitu;

• Menerbangkan probe melewati sebuah asteroid.

• Menerbangkan secara berdampingan dengan sebuah asteroid untuk jangka waktu.

• Mendarat pada sepertiga untuk melakukan analisis sampel di permukaan.

Sekarang ini hanya AS, European Space Agency dan Jepang telah melakukan misi eksplorasi asteroid. Pertama di dunia yang didedikasikan untuk penyelidikan asteroid adalah US Near Earth Asteroid Rendezvous yang diluncurkan pada bulan Februari 1996 dan mendarat di dekat Bumi asteroid Eros pada Februari 2001.

Pada tahun 2006, Jepang Hayabusa menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat dan kembali dari sebuah asteroid. Membawa kembali sampel bahan dari dekat Bumi asteroid 25143 Itokawa pada bulan Juni tahun itu.

Pang Zhihao, peneliti dari aktivitas antariksa manusia di China Academy of Space Technology mengatakan bahwa ekspedisi ke asteroid akan membantu studi para ilmuwan di tata surya, sumber daya asteroid dan membantu untuk menemukan metode agar mencegah asteroid dari bertabrakan dengan Bumi.

Yang Yuguang, anggota dari Komite Transportasi Space Astronautical Federasi Internasional mengatakan misi asteroid membutuhkan presisi ketika probe terbang menuju asteroid.

Comments

Popular Posts