Satelit Keempat Armada Mata-mata Cina Baru Berhasil Diluncurkan


Roket 2D Long March diluncurkan dengan satelit pengintai LKW-4 pada hari Sabtu. Kredit: Xinhua

Cina meluncurkan yang keempat dalam serangkaian satelit pencitraan Bumi resolusi tinggi pada hari Sabtu, makin memperluas armada pengintai yang kemungkinan melayani militer Cina.

Satelit LKW-4 lepas landas pada 0710 GMT (3:10 am EDT) hari Sabtu di atas sebuah roket Long March 2D dari basis peluncuran Jiuquan, sebuah fasilitas yang dioperasikan militer di Gurun Gobi yang terletak di wilayah Mongolia barat laut.

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa "satelit eksplorasi darat" berhasil dikirim ke orbitnya yang direncanakan oleh booster 2 bulan Long March 2D.

"Satelit itu adalah yang keempat dari jenisnya dan terutama digunakan untuk eksplorasi sumber daya lahan dengan penginderaan jauh," Xinhua melaporkan.

Media Cina tidak memberikan rincian rancangan atau kemampuan satelit, atau organisasi-organisasi Cina mana yang akan menggunakan citra yang dikumpulkan oleh kamera optik pesawat ruang angkasa tersebut.

Pelacakan data yang dikumpulkan dan diterbitkan oleh militer AS menunjukkan bahwa satelit LKW-4 dikerahkan ke orbit hampir 310 mil (500 kilometer) di atas Bumi. Jalur orbit satelit cenderung 97,3 derajat ke khatulistiwa.

3 satelit sebelumnya, yang ditunjuk LKW-1, 2 dan 3, diluncurkan ke orbit jenis yang sama dari Jiuquan di atas 3 roket Long March 2D pada bulan Desember dan Januari.

Satelit tersebut kemungkinan merupakan bagian dari armada pengintai militer Cina yang baru, membawa instrumen pencitraan beresolusi tinggi.

Misi hari Sabtu adalah peluncuran ruang kedelapan Cina tahun ini, dan peluncuran orbital ke 25 di seluruh dunia sejauh 2018.


















Comments

Popular Posts