Rusia Mengirim Sistem Rudal Anti-Pesawat Ke Suriah


#SyriaWar

WW3 - Rusia mengatakan sistem rudal memungkinkan Suriah untuk membatasi akses Israel ke wilayah udaranya.

Rusia mengirim sistem rudal ke Suriah tak lama setelah salah satu jet militernya jatuh di sana bulan lalu (AFP).

Rusia telah mengirim sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 ke Suriah katanya pada hari Selasa yang menyimpang dari kekhawatiran Israel dan AS bahwa penjualan senjata akan meningkatkan kemarahan Iran dan meningkatkan perang Suriah.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan kepada Presiden Vladimir Putin selama pertemuan "pekerjaan itu selesai sehari yang lalu" dan menambahkan bahwa sistem akan meningkatkan keamanan personil militer Rusia di Suriah menurut laporan TV Rossiya 24.

Sistem itu dilaporkan akan memungkinkan Suriah untuk membatasi akses Israel ke wilayah udaranya, karena sistem anti-pesawatnya saat ini relatif ketinggalan jaman.

Rusia mengirim sistem rudal ke Suriah tak lama setelah jet militer jatuh di sana pada bulan September yang menewaskan 15 awak udara Rusia.

Pada saat itu Rusia menuduh Israel melakukan provokasi bermusuhan dan mengancam pembalasan.

Sebagai tanggapan, tentara Israel membantah bertanggung jawab atas pesawat yang hilang dan mengatakan pihaknya menahan Suriah, Iran dan kelompok Lebanon Hizbullah "bertanggung jawab atas insiden yang tidak menguntungkan ini".

Israel juga telah berjanji untuk terus mengambil tindakan terhadap dugaan penyebaran pasukan yang didukung Iran di perbatasan utara.

"Kami belum mengubah garis strategis kami di Iran," Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett, anggota kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Selasa.

"Kami tidak akan mengijinkan Iran untuk membuka front ketiga melawan kami. Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan," katanya kepada Radio Israel.

Di Washington, juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert tidak dapat mengkonfirmasi laporan bahwa S-300 telah dikirimkan.

"Saya tidak bisa memastikan bahwa itu akurat. Saya harap itu tidak," katanya pada konferensi pers. "Itu akan saya pikir semacam eskalasi serius dalam kekhawatiran dan masalah yang terjadi di Suriah tetapi saya tidak bisa memastikannya."



























Comments

Popular Posts