Setiap Serangan AS Untuk Menangkis Rudal Rusia Bisa Memicu Perang Dunia Ke 3



WW3 - Setiap upaya oleh AS untuk menangkis sistem rudal jelajah Rusia akan mengarah ke konfrontasi militer yang lebih besar antara 2 kekuatan nuklir, kata seorang analis.

"Ini adalah situasi yang sangat ekstrim yang dapat menyebabkan Perang Dunia III," kata  penulis AS dan akademisi James Petras kepada Press TV pada hari Selasa setelah duta besar Washington untuk NATO memperingatkan Rusia untuk menghentikan pengembangan sistem rudal jelajah terlarang atau AS akan berusaha untuk menghancurkan sebelum itu menjadi operasional.

"Pada titik itu, kami akan melihat kemampuan untuk mengambil rudal Rusia yang akan bisa menghantam negara kami," kata Kay Bailey Hutchison pada konferensi pers di Brussels hari Selasa.

Washington mengklaim Moskow melanggar perjanjian Perang Dingin dan mengembangkan rudal jelajah darat yang dapat memberdayakan Rusia untuk meluncurkan serangan nuklir ke Eropa dalam waktu singkat. Rusia telah berulang kali membantah pelanggaran tersebut.

"AS dan Israel telah memutuskan bahwa sistem pertahanan Rusia tunduk pada serangan khususnya Israel dengan dukungan AS," kata Petras.

Jika sistem rudal Rusia diserang oleh Israel, Rusia akan membalas paling tidak dengan menembak jatuh pesawat Israel yang menyusup ke Suriah, ia menunjukkan.

Itu bisa mendorong Israel untuk membalas lebih jauh, memaksa Rusia untuk mengebom alas makan siang Israel katanya. "Jika Rusia membalas agresi Israel, AS mengklaim akan melakukan intervensi atas nama Israel."

"Ini akan mengarah pada konflik yang melibatkan AS dan Rusia dan ini bisa mengarah ke konfrontasi nuklir yang akan menyebar ke seluruh Timur Tengah."

AS mengancam akan melakukan serangan militer preemptif terhadap Rusia jika negara itu tidak menghentikan pengembangan sistem rudal jelajah yang dilarang.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka melihat pernyataan Hutchison sebagai sesuatu yang berbahaya.

"Tampaknya orang-orang yang membuat pernyataan seperti itu tidak menyadari tingkat tanggung jawab mereka dan bahaya retorika agresif," kata juru bicara kementerian luar negeri Maria Zakharova, menurut kantor berita TASS.

Tuduhan atas sistem rudal Rusia kemungkinan akan lebih membebani hubungan antara Washington dan Moskow yang sudah berada di bawah Ukraina, kampanye pemboman di Suriah dan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS.

















Comments

Popular Posts