Sistem Khordad 3 SAM Iran Menembakkan Jatuh Drone AS


WW3 - Militer Iran telah merilis video yang menunjukkan saat itu sistem pertahanan udara Khordad 3 asli dari Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Angkatan Aerospace menembakkan rudal darat-ke-udara pada pesawat mata-mata AS yang mengganggu.
Video itu memperlihatkan sistem pertahanan udara bergerak meluncurkan rudal dari lokasi yang dirahasiakan di bagian selatan Iran pada dini hari Kamis.
Rudal itu berhasil mengenai sasarannya di dalam wilayah udara Iran di atas provinsi pesisir Hormuzgan.

Beberapa jam kemudian para pejabat militer AS mengkonfirmasi bahwa pesawat tak berawak MQ-4C Triton milik Angkatan Laut AS telah ditembak jatuh di "wilayah udara internasional" dekat Selat Hormuz di Teluk Persia.
IRGC telah menyatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya bahwa drone itu berasal dari varietas RQ-4 Global Hawk. Triton adalah versi Global Hawk yang sedikit dimodifikasi dan sebagian besar dibuat dari komponen-komponennya.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengumumkan di kemudian hari bahwa Iran telah menemukan bagian dari drone di perairan teritorialnya.


The US wages on Iran, has conducted covert action against us & now encroaches on our territory.

We don't seek war, but will zealously defend our skies, land & waters.

We'll take this new aggression to & show that the US is lying about international waters
At 00:14 US drone took off from UAE in stealth mode & violated Iranian airspace. It was targeted at 04:05 at the coordinates (25°59'43"N 57°02'25"E) near Kouh-e Mobarak.

We've retrieved sections of the US military drone in OUR territorial waters where it was shot down.



View image on TwitterView image on Twitter

Sementara itu, seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa ladang puing itu berada di perairan internasional dan aset angkatan laut AS telah dikirim ke daerah itu untuk mengambilnya.
Khordad 3 adalah desain domestik Iran yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2014.
Dilengkapi dengan radar array bertahap yang kuat dari sistem ini dapat melibatkan hingga 4 target pada saat yang sama dan menembakkan total 8 rudal ke arah mereka.
Sistem ini memiliki jangkauan operasional antara 50 dan 75 kilometer dan dapat mencegat target di udara setinggi 25 hingga 30 kilometer.
Iran baru-baru ini membuat terobosan besar di sektor pertahanannya dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer meskipun menghadapi sanksi dan tekanan ekonomi Barat.
Republik Islam mengatakan kekuatan militernya semata-mata untuk tujuan pertahanan dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara lain.

Comments

Popular Posts