Kami Tidak Akan Membiarkan Orang AS Memeras Kami

Hasil gambar untuk Thomas Hitschler,
Anggota parlemen Jerman membalas ancaman yang dilakukan oleh utusan AS ke Berlin yaitu Richard Grenell menggambarkan ultimatumnya yang menuntut pengeluaran pertahanan yang lebih tinggi sebagai keterlaluan dan pemerasan.
Thomas Hitschler, anggota Partai Sosial Demokrat (SPD) menggambarkan pernyataan duta besar sebagai "sangat bermasalah" dan "tidak senonoh", RT melaporkan.

Dia menambahkan bahwa kritik Grenell terhadap kontribusi keuangan Jerman terhadap NATO tidak sesuai dengan kenyataan.

Hitschler menggambarkan bagaimana para pejabat Pentagon memuji komitmen pertahanan Berlin selama kunjungan yang baru-baru ini dilakukannya ke Washington.

Sekretaris jenderal SPD, Lars Klingbeil melangkah lebih jauh dengan menuduh Grenell mencoba menggertak Berlin.

"Kami tidak akan diperas oleh AS," katanya kepada Augsburger Allgemeine.

Pertengkaran itu dimulai awal pekan ini ketika Grenell menuntut agar Jerman meningkatkan pengeluaran pertahanannya dengan alasan bahwa "sangat menghina untuk mengharapkan pembayar pajak AS untuk terus membayar lebih dari 50.000 orang AS" yang ditempatkan di negara Eropa.

Keluhan tersebut diikuti oleh saran dari utusan AS di Polandia yang menganjurkan pasukan AS untuk pindah ke Polandia yaitu sekutu tidak seperti Jerman "menghabiskan 2 % dari PDB untuk NATO".

Jerman enggan melibatkan diri dalam petualangan militer terbaru Washington. Berlin telah menolak untuk bergabung dengan patroli angkatan laut pimpinan AS dan Inggris di Teluk Persia setelah Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris sebagai balasan atas kapal induk minyaknya yang ditangkap oleh Inggris di dekat Gibraltar.

Comments

Popular Posts